Semoga tulisan-tulisanku ini menjadi pengantar tidurmu. Walau tidak seperti ahlinya, tapi ku harap dapat menemani cemasmu. Ahh...apakah kamu sedang kesulitan untuk tidur ? Tidak mengapa, itu hal yang biasa. Aku tahu kamu sedang merindu, esok hari akan tetap menunggu. Mereka hanya berlalu dan dia cuma mampir permisi. Permisi, bolehkah aku menitip senyum ? Permisi, apakah kamu baik-baik saja ? Permisi, aku ingin menemanimu walau hanya sekedar duduk. Seandainya kamu tahu permisi itu tidak menetap. Kamu akan merasa baik-baik saja, kata selamat-tinggal tidak akan sesulit kemarin. Beberapa waktu lalu, aku melihatmu berusaha meluruhkan luka lewat gincu baru, menerima beberapa pelukan, menghabiskan waktu di warung kopi. Ahh...kamu hanya lupa. Luka itu setiap orang punya dan itu wajar. Kamu terus mencari-cari yang hilang dari setiap bagian-bagian untuk mengisi yang kosong. Kamu butuh pelukan sebagai bentuk penerimaan. Mengeluh bagimu adalah cara untuk mencari perhatian "Ibu say...
Postingan
Menampilkan postingan dari Maret, 2019