Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Kesepian

Di balik kesepiannya,  kamu menutup mata Senyap-senyap mendengarkan, lalu diam Pandanganmu buram dipenuhi kabut Telingamu entah tuli, pura-pura tak mendengarkan Deretan lagu telah terlewatkan Dia masih tetap sama,  membisu Seakan lupa diri,  hilang Ditelan malam yang sepi Duduklah diam sang putri Bagaikan domba di dalam rumah jagal Kabar kesedihannya ibarat angin yang berhembus Kamu tetap diam, pergi, samar-samar terlihat bahagia (Catatan : Teruntukmu Sang Putri yang Kesepian)