Let It Flow!
Tulisan pertama di 2019 sebenarnya gak nyambung2 amat dengan judulnya, sekarang saya juga sedang tiduran ehee so tileedd bikin logo instan edit2 2 jaman, hanya ingin me-recall memori hari ini. Pagi tadi bangun dengan mood yang autautan, aneh, abstrak, but i know the cause is flu and fact of menstruation. Niat pagi ini ingin merevisi proposal, tau2 ngumpulin niat lama ehh milih rendam cucian, terus ke kampus cuma kembalikan buku habis itu ke gramed niatan baca buku tau2 beli kuota promo. Yass perempuan kalo lagi haid memang seabstrak ituu 😆
Hari ini bener2 nda enak badan, demam, batuk, di tambah orang2 yg unexpected, tapi entah kenapa kayak pengen jalan terus, cari hal baru dari sudut pandang yang beda (semisal lg antri di kasir orang pacaran lewat sambil rangkulan dgn eratnya kyk takut diambil Valakor hihihi). Walau sampai rumah betis pegel but rendaman cucian tadi pagi menyambut dengan hangat *oughht🐒*. Back to topic let it flow, makin kesini saya makin sadar kalo hidup ini memang dirancang untuk membuat orang terluka agar bisa menjadi survivor, saya dipertemukan dengan banyak masalah lalu saya cari solusinya, saya dipertemukan dengan orang2 yang diluar ekspektasi ya karena memang kepribadian saya dan dia beda. Tidak semua hal harus dipikir, kita harus pandai2 membahagiakan diri sendiri, melewati masalah demi masalah dan tetap bertahan sampai happy ending. Saya mulai menyadari kalo tidak semua hal harus diambil pusing cuman perlu dijalani saja dengan menghemat emosi negatif sehemat mungkin, tidak peduli dengan orang2 yang selalu menilai kita dengan hal negatif karena sebenarnya mereka juga kurang bahagia dan butuh di sayang2 eakk. Oke yang terakhir tetaplah senyum walau sedih, karena dengan senyum kamu bisa buat orang sekitarmu juga ikut nyaman kayak low of attraction gituu (hukum tarik-menarik). Sekian tulisan yang hanya mengandung unsur curhatan ini.
Ohh iya kemarin nonton film keluarga cemara di bioskop, baguss all about real fam, saking bagusnya kegantung 😂
Hari ini bener2 nda enak badan, demam, batuk, di tambah orang2 yg unexpected, tapi entah kenapa kayak pengen jalan terus, cari hal baru dari sudut pandang yang beda (semisal lg antri di kasir orang pacaran lewat sambil rangkulan dgn eratnya kyk takut diambil Valakor hihihi). Walau sampai rumah betis pegel but rendaman cucian tadi pagi menyambut dengan hangat *oughht🐒*. Back to topic let it flow, makin kesini saya makin sadar kalo hidup ini memang dirancang untuk membuat orang terluka agar bisa menjadi survivor, saya dipertemukan dengan banyak masalah lalu saya cari solusinya, saya dipertemukan dengan orang2 yang diluar ekspektasi ya karena memang kepribadian saya dan dia beda. Tidak semua hal harus dipikir, kita harus pandai2 membahagiakan diri sendiri, melewati masalah demi masalah dan tetap bertahan sampai happy ending. Saya mulai menyadari kalo tidak semua hal harus diambil pusing cuman perlu dijalani saja dengan menghemat emosi negatif sehemat mungkin, tidak peduli dengan orang2 yang selalu menilai kita dengan hal negatif karena sebenarnya mereka juga kurang bahagia dan butuh di sayang2 eakk. Oke yang terakhir tetaplah senyum walau sedih, karena dengan senyum kamu bisa buat orang sekitarmu juga ikut nyaman kayak low of attraction gituu (hukum tarik-menarik). Sekian tulisan yang hanya mengandung unsur curhatan ini.
Ohh iya kemarin nonton film keluarga cemara di bioskop, baguss all about real fam, saking bagusnya kegantung 😂
Komentar
Posting Komentar